![]() |
| Kami bersama Yuyun |
Publik di hebohkan dengan kasus kematian Yuyun, gadis kecil berusia 14 Tahun yang meninggal setelah diperkosa oleh 14 orang. Hal ini menjadi tanggapan serius berbagai pihak, mulai dari Presiden, Menteri, seluruh lapisan masyarakat, dan Lembaga-lembaga sosial lain nya. Yuyun meregang nyawa dengan cara yang tidak normal, gadis ini meninggal setelah diperlakukan dengan keji oleh para lelaki yang berhati iblis, mereka dengan tega memperkosa, menganiaya bahkan membunuh gadis kecil itu dengan cara yang kejam.
![]() |
| Yuyun gadis 14 tahun asal Padang Ulak Tanding Kab. Rejang Lebong Prop. Bengkulu yang tewas dengan cara yang keji |
Berkaca dari kasus yang menimpa Yuyun, kita bisa melihat betapa penting peran Ilmu Agama dalam kehidupan kita. tapi sayang, masih banyak orang yang menganggap ilmu agama itu dengan sebelah mata. Ironis nya lagi sekolah-sekolah agama itu dianggap tidak penting, bahkan dianggap terbelakang. Ini adalah potret bahwa Krisis iman sudah merongrong jiwa. Seharusnya kita selaku orang Islam menjunjung tinggi nilai moral, bukankah Rasulullah saw bersabda :
إِنَّمَابُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
"Sesunnguhnya aku diutus untuk menyempurnakan Akhlak" (HR. Bukhari dalam kitab nya Adabul Mufrad no. 273)
Perjuangan Rasulullah saw itu harus terus di sampaikan kepada generasi-generasi muda, mereka harus belajar agama demi mencegah terjadinya kasus yang sama seperti di alami Yuyun. Kasus ini bisa terjadi sudah tentu karena akhlakul karimah dan nilai-nilai agama sudah tidak ada. Untuk itu sudah kewajiban para orang tua mendidik anak-anak mereka dengan Ilmu-ilmu Agama, memasukkan mereka ke madrasah-madrasah yang memang mengutamakan pelajaran yang bersifat Ukhrawi dan juga tidak menyampingkan pelajaran yang bersifat umum atau Duniawi. Mari kita tingkatkan Iman, Pertebal dinding-dinding hati kita dengan banyak membaca Al-Qur'an, membaca Sholawat Nabi, perbanyak istighfar, dan memperdalam ilmu agama agar kita semua terutama generasi-generasi muda Islam tidak menjadi generasi-generasi syetan tapi menjadi generasi-generasi yang di cintai dan mencintai Allah wa Rasullihi saw. Amiin, Barakallah!



Tidak ada komentar:
Posting Komentar