14 Mei 2016

KEMBALI PADA KALIMAT IQRA'

Kita sudah tidak asing lagi dengan surat Al-alaq ayat 1-5. Sebagai seorang muslim kita sering melupakan ayat tersebut dan sekaligus merupakan wahyu pertama yang diterima oleh junjungan kita Rasulullah saw. Iqra’ mempunyai arti “bacalah”, yakni kita diperintahkan untuk senantiasa membaca apa-apa yang kita tidak ketahui, yakni berupa ilmu pengetahuan. Kita sering lalai bahkan mungkin tidak memperdulikan betapa penting dari sebuah aktivitas yang disebut dengan membaca, seharusnya di era yang serba canggih seperti ini, orang lebih mudah untuk membaca sebuah ilmu pengetahuan dari berbagai sumber yang ada. bukan menjadikan kita malah cenderung pada rasa malas. Sehingga aktivitas membaca sebuah ilmu pengetahuan sudah seharusnya menjadi suatu yang bernilai positif dan menghasilkan faedah yang luar biasa bagi kita. bukan sebalik nya membuat hal tersebut justru menjadi sesuatu yang jarang kita lihat. banyak yang menyalah gunakan kecanggihan teknologi menjadi suatu yang negatif bahkan menjerumuskan pada hal yang banyak membuang waktu sia-sia dan lebih parah nya lagi menghasilkan sesuatu yang bersifat negatif.
Surat Al-Alaq ayat 1-5
Kenapa kok harus membaca? Pertanyaan itu otomatis akan muncul di pikiran kita, kenapa harus bersusah payah membaca, tinggal COPAS (copy paste) selesai, gampang dan tidak menyusahkan. Inilah paradigma pemikiran yang berkembang saat ini, kita lebih memilih untuk bermalas-malasan tanpa ingin membaca sebuah sumber yang berisikan sebuah ilmu pengetahuan, mungkin slogan-slogan yang dulu sering kita lihat dan di perdengarkan di media elektronik yakni “BUKU ADALAH JENDELA DUNIA” itu sudah tidak berlaku lagi. Lucu memang, ummat Islam yang seharusnya belajar dan banyak membaca kitab-kitab Agama, malah beralih pada sebuah karya yang belum tentu kebenaran nya. 

Generasi-generasi kita dengan sendirinya melupakan hikmah dari membaca sebuah buku atau sumber-sumber lain yang mempunyai nilai ilmu pengetahuan, mereka terbuai dengan dengan tontonan-tontonan yang membuat mereka jauh menghayal dan berfikir secara fiktif bukan fakta. Ini adalah bentuk dari sebuah kemerosotan semangat belajar dan menurun nya rasa ingin tahu akan sebuah ilmu.
Membaca membuka jendela dunia
Kembali pada salah satu  ayat dalam surat Al-alaq yakni Iqra’, Rasulullah saw diperintahkan untuk membaca, ini menunjukkan betapa penting nya membaca. Membaca akan otomatis menambah wawasan baru pada kita, dan memberikan pengetahuan baru pada kita. Membaca disini harus kita artikan pada bacaan-bacaan yang membawa faedah bukan bacaan-bacaan yang membawa kerburukan atau menjerumuskan kita pada kesesatan, naudzubillahi minzalik. 

Kita lihat sekarang di sekolah-sekolah, ruang perpustakaan seakan hanya sebuah fasilitas belaka. Perpustakaan sepi, sunyi, bahkan seperti ruang mati tak berpenghuni. Ironis memang, tapi inilah yang terjadi, budaya membaca sudah tidak ada. Perlu dicatat oleh kita semua bahwa budaya membaca sangat berpengaruh terhadap kemajuan suatu bangsa. Semakin tinggi minat membaca suatu bangsa, maka semakin maju pula bangsa itu. Kenyataan ini tentu dapat kita lihat dalam masa-masa kejayaan Islam, yang mana pada masa itu, banyak sekali perpustakaan. di mana-mana diadakan perpustakaan sebagai tempat membaca. Seperti yang penulis kutip dari http://tuntunanislam.com/membacalah-seperti-diperintahkan-kepada-nabi-2/ Dalam buku berjudul Destiny Disrupted: A History of the World through Islamic Eyes, dan kemudian diterjemahkan menjadi “Dari Puncak Baghdad: Sejarah Dunia Versi Islam”, Tamim Anshary menyebutkan bahwa pada zaman kekuasaan Islam di Andalusia, perpustakaan-perpustakaan terbesar yang banyak tersebar di Cordova konon berisi lebih dari 500.000 jilid buku (Tamim Anshary, 2012: 202). Dengan begitu banyaknya didirikan perpustakaan, wajar jika kemudian minat baca umat Islam saat itu jauh lebih tinggi dibandingkan umat-umat yang lainnya. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila negeri-negeri Islam pada saat itu menjadi pusat tamaddun dunia. 

Bukankah dalam Al-Quran Allah telah berfirman yang artinya : "Allah akan meninggikan (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat" (Q.s. al-Mujadalah : 11)

Untuk itu  mari kita bangkitkan semangat membaca pada diri kita dan juga  pada generasi-generasi penerus kita, agar bangsa ini menjadi bangsa yang Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur dan generasi-generasi kita nanti bisa mengembalikkan kejayaan Islam di bidang ilmu pengetahuan serta mengembalikan Islam pada masa kejayaan nya, Amiin Allahumma Amiin. Barakallah!

09 Mei 2016

Penerimaan Siswa Baru MTs TI Kerkap

Assalamu'alaikum, Wr. Wb
 

Bagi Adik-adik yang sudah kelas VI SD atau kakak-kakak nya yang punya Adik di Kelas VI SD dan mau masuk ke jenjang pendidikan tingkat menengah pertama, tidak usah bingung atau ragu yuk daftar sekarang ke Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah Kerkap atau yang lebih akrab di telinga kita MTs TI Kerkap. Kenapa kok harus MTs ??? Yuk kita baca dan simak secara seksama kenapa MTs menjadi pilihan terbaik kita. Siap untuk membaca? langsung aja :

1. MTs TI Kerkap mencetak siswa-siswi yang mempunyai wawasan di bidang IPTEK dan berlandaskan pada IMTAQ. (Keren kan??)
2. MTs TI Kerkap sudah banyak menuai prestasi, dan melahirkan siswa-siswi yang mampu bersaing menuju sekolah MAN dan SMA Unggulan. (Woooowww!! Keren bingiiitzzz....)
3. MTs. TI Kerkap mempunyai banyak Ekstrakulikuler, seperti : Pramuka, Volly Ball, Pendalaman Agama, Rabbana, Bimbingan Sains (Fisika, Biologi, dan MTK), dan Bimbingan Prakarya. (Makiiinnnnn keren pokok nya,,,)
4. MTs TI mempunyai Fasilitas yang oke punya, seperti : Lab. Komputer dilengkapi Free Wifi (Internet), Musholla, Perpustakaan, Lapangan Volly/Bulu Tangkis, Tenis Meja, UKS (Usaha Kesehatan Sekolah).
 
Brosur Pendaftaran
Nah, adik-adik sudah tau kan kenapa MTs TI Kerkap menjadi pilihan? Ayooooo daftarkan diri segera. Cara nya gampang kok, simak baik-baik :

1. Mengisi Formulir Pendaftaran
2. Photo Copy SKHU Sementara di Legalisir
3. Photo Copy KK
4. Photo Copy KPS, PKH (jika ada)
5. Map kertas merah/hijau (putri) dan Map kertas biru/kuning (putra)
6. Map plastik berlobang merah/hijau (putri) dan map kertas berlobang biru/kuning (putra)

Gampang kan cara pendaftaran nya? untuk info lebih jelas silahkan hubungi nomor di bawah ini :

Rina Yurkarni                      (085273002804)
Awen Syahputra, M. Pd. Si (081532389272)
Ardie, S. Pd                          (085381679025)
Buyung Armadi, S. Pd        (085273390213)

Atas segala perhatian nya di ucapkan terima kasih,, Sampai jumpa di MTs TI Kerkap. 
Wassalamu'alaikum, Wr. Wb  

08 Mei 2016

Persiapan UN Matematika SMP 2016

Mohon maaf mendadak banget. Karena idenya juga mendadak. Mendadak tidak berani tidur karena N radang tenggorokan. Jadilah untuk mengisi waktu, membuat pembahasan ini dengan niat tulus untuk berbagi buat anak SMP se Indonesia yang mau menghadapi UN Senin ini. Tanggal 9 Mei 2016.
 

Ada soal-soal tertentu Bu Rini "malas" menuliskan keterangan rinci karena capai. (Pegal tangannya ... semalam menulis ini). grin emotikon

Beruntungnya yang menjadi murid bu rini adalah mendapat pengajaran "konsep dasar" terlebih dahulu sebalum membahas soal-soal seperti ini.

untuk lebih jelas silahkan buka https://www.facebook.com/rini.ks.5/media_set?set=a.10210339395947580.1073741907.1422515368&type=3

07 Mei 2016

Hati-hati Krisis Moral Ancam Generasi Kita


Kami bersama Yuyun
Publik di hebohkan dengan kasus kematian Yuyun, gadis kecil berusia 14 Tahun yang meninggal setelah diperkosa oleh 14 orang. Hal ini menjadi tanggapan serius berbagai pihak, mulai dari Presiden, Menteri, seluruh lapisan masyarakat, dan Lembaga-lembaga sosial lain nya. Yuyun meregang nyawa dengan cara yang tidak normal, gadis ini meninggal setelah diperlakukan dengan keji oleh para lelaki yang berhati iblis, mereka dengan tega memperkosa, menganiaya bahkan membunuh gadis kecil itu dengan cara yang kejam.

Yuyun gadis 14 tahun asal Padang Ulak Tanding Kab. Rejang Lebong Prop. Bengkulu  yang tewas dengan cara yang keji
Berkaca dari kasus yang menimpa Yuyun, kita bisa melihat betapa penting peran Ilmu Agama dalam kehidupan kita. tapi sayang, masih banyak orang yang menganggap ilmu agama itu dengan sebelah mata. Ironis nya lagi sekolah-sekolah agama itu dianggap tidak penting, bahkan dianggap terbelakang. Ini adalah potret bahwa Krisis iman sudah merongrong jiwa.  Seharusnya kita selaku orang Islam menjunjung tinggi nilai moral, bukankah Rasulullah saw bersabda :

إِنَّمَابُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ
"Sesunnguhnya aku diutus untuk menyempurnakan Akhlak" (HR. Bukhari dalam kitab nya Adabul Mufrad no. 273)
 
Para pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Yuyun
Perjuangan Rasulullah saw itu harus terus di sampaikan kepada generasi-generasi muda, mereka harus belajar agama demi mencegah terjadinya kasus yang sama seperti di alami Yuyun. Kasus ini bisa terjadi sudah tentu karena akhlakul karimah dan nilai-nilai agama sudah tidak ada. Untuk itu sudah kewajiban para orang tua mendidik anak-anak mereka dengan Ilmu-ilmu Agama, memasukkan mereka ke madrasah-madrasah yang memang mengutamakan pelajaran yang bersifat Ukhrawi dan juga tidak menyampingkan pelajaran yang bersifat umum atau Duniawi. Mari kita tingkatkan Iman, Pertebal dinding-dinding hati kita dengan banyak membaca Al-Qur'an, membaca Sholawat Nabi, perbanyak istighfar, dan memperdalam ilmu agama agar kita semua terutama generasi-generasi muda Islam tidak menjadi generasi-generasi syetan tapi menjadi generasi-generasi yang di cintai dan mencintai Allah wa Rasullihi saw. Amiin, Barakallah!

06 Mei 2016

Gali Potensi Kreasi Siswa Melalui Pelajaran Prakarya

Kurikulum 2013 atau Sering kita sebuut dengan  K13 memberikan nuansa baru pada mata pelajaran di setiap sekolah,  salah satunya adalah mata pelajaran Prakarya. Mata pelajaran ini bertujuan untuk menjadikan peserta didik menjadi insan yang kreatif dan inovatif dalam mengelola bahan-bahan sampah menjadi sesuatu yang bernilai. 

Foto bersama siswa-siswi MTs TI Kerkap bersama Kepala Sekolah saat penyerahan hasil karya Kaligrafi

Hasil karya kaligrafi siswa-siswi MTs TI Kerkap berbahan dasar sampah
Dalam mewujudkan tujuan dari pembelajaran ini, siswa-siswi Di Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah Kerkap sudah banyak menghasilkan karya-karya yang  bagus dan bernilai, antara lain adalah pembuatan Kaligrafi dari bahan semen dan serbuk kayu, kreasi botol-botol bekas, tempat tissue dari kotak sepatu, dan pembuatan miniatur pohon kelapa berbahan dasar ubi ,pepaya, dan batang pisang. 
miniatur pohon kelapa hasil karya siswa-siswi MTs TI Kerkap


Siswi MTs TI Kerkap saat menunjukkan hasil karya nya berupa miniatur pohon kelapa
 Dengan adanya kreasi-kreasi ini diharapkan siswa-siswi MTs TI Kerkap menjadi orang-orang yang kreatif, inovatif, dan mampu mengolah bahan-bahan sampah menjadi suatu karya seni yang indah. Dengan demikian  secara langsung mereka diajak untuk melestarikan lingkungan dengan mengolah segala sesuatu yang sudah tidak terpakai dan mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman. Annadzofatu minal iman!

Siswa-siswi MTs TI Kerkap kelas VII C berfoto bersama wali kelas mereka setelah menjuarai lomba kaligrafi antar kelas

05 Mei 2016

Persiapan Perpisahan MTs TI Kerkap Adakan Berbagai Macam Latihan

       Ujian Nasional tingkat SMP/MTs tinggal menghitung hari, persiapan menjelang Ujian Nasional tampak jelas dari berbagai kegiatan-kegiatan di berbagai sekolah. Baik itu kegiatan persiapan berupa pendalaman materi dan penempahan mental peserta didik dalam menghadapi ujian.
Murid-murid MTs melakukan latihan tari persembahan
Ada yang lain yang terlihat di Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah Kerkap (MTs.TI Kerkap), selain persiapan menghadapi Ujian Nasional pihak sekolah sudah jauh-jauh hari melakukan persiapan untuk acara perpisahan pelepasan Siswa-siswi Kelas IX yang senin (09/05/20016) besok akan Ujian Nasional. Hal ini bukan tanpa alasan, ini dilakukan pihak sekolah mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan, yang apabila diperhitungkan akan terasa begitu singkat dan akan sedikit merepotkan bila dillakukan persiapan perpisahan tersebut setelah Ujian Nasional berlangsung.

Tampak wajah serius dari Murid MTs TI saat Melakukan Kegitan Latihan
Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah Pelatrihan Seni Tari Persembahan, terlihat antusias murid MTs TI Kerkap dalam mengikuti latihan tersebut. Dibawah bimbingan intrukur peofesional, membuat semangat murid-murid untuk berlatih sangat besar. Itu terlihat dari wajah mereka yang fokus dan serius dalam melakukan setiap gerakan yang diarahkan oleh sang intruktur.

27 April 2016

Ilmu Komputer Itu Penting Untuk Memajukan Pengetahuan Anak di Bidang Teknologi

       Kemajuan teknologi sangat berpengaruh pada perkembangan dunia pendidikan di tanah air, bahkan dunia. Hal itu juga terlihat dalam aspek-aspek edukasi di sekolah-sekolah yang berada di pedesaan. MTs TI Kerkap tampil dalam bagian kemajuan teknologi yang ada. Dengan ada nya Laboratorium Komputer, menjadi wadah pembelajaran terhadap anak-anak didik MTs TI Kerkap memahami akan kemajuan teknologi komputer.  Hal ini mendapat tanggapan serius dari Kepala Laboratorium Komputer Bapak Firman Masyhuri, Amd. Pria kelahiran 29 Desember 1986 ini  telah berperan aktif dalam memajukan ilmu pengetahuan di Bidang Komputer yang ada di MTs TI Kerkap. 
        Seperti yang telah beliau sampaikan pada sebuah diskusi, harapan pemahaman akan Ilmu Komputer pada anak-anak yang menuntut ilmu di MTs TI Kerkap sangat tinggi. beliau berharap walaupun anak-anak tinggal di pedesaan bukan berarti mereka tidak punya kesempatan memahami Ilmu Teknologi. pada kesempatan yang lain putra asli Desa Pasar Kerkap ini sangat ingin  memajukan Desa Kelahiran nya melalui pendidikan yang ada di Madrasah Tsanawiyah Kerkap melalui ilmu-ilmu yang ada di Sekolah tempat anak-anak menuntut Ilmu (MTs TI Kerkap), salah satu nya di bidang teknologi.



25 April 2016

Akreditasi MTs TI Kerkap

Kegiatan akreditasi MTs TI Kerkap, dengan bekerja keras Alhamdulillah akhirnya MTs TI Kerkap telah bisa mencapai akreditasi dengan tingkat B. Suatu peningkatan yang cukup baik dalam menaik kan kualitas pendidikan pada Madrasah Tsanawiyah Tarbiyah Islamiyah yang terletak di Desa Pasar Kerkap ini. Puji Syukur kepada Allah SWT terlihat pada wajah Kepala Sekolah, para tenaga pendidik dan seluruh staff, itu terlihat dari wajah mereka yang gembira dan ceria.